Search

Home / Aktual / News

Dua Mayat Korban Tenggelam di Pantai Mengening Ditemukan

Kander Turnip   |    29 Agustus 2025    |   18:30:00 WITA

Dua Mayat Korban Tenggelam di Pantai Mengening Ditemukan
Dua dari tiga orang yang terseret arus di Pantai Mengening, Desa Cemangi, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali, Kamis (28/8/2025) berhasil ditemukan. Foto/hes

BADUNG, PODIUMNEWS.com Dua dari tiga orang yang terseret arus di Pantai Mengening, Desa Cemangi, Kecamatan Mengwi, Badung, Bali, Kamis (28/8/2025) berhasil ditemukan.

Satu orang diketahui bernama Mohamad Rohmat (35) asal Dusun Krangkongan Desa Tegal Wangi, Kecamatan Umbul Sari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sedangkan satu lagi tanpa identitas.

VIDEO: Cara Membuat Roti Cinnamon Wangi yang dan Roti Keju yang Gurih

Kepala Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya mengatakan, kedua jenazah itu ditemukan di wilayah Pantai Nyanyi Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Jumat (29/8/2025) sekitar pukul 08.00 Wita.

Keduanya ditemukan oleh warga dan kemudian melaporkanya ke tim SAR yang sedang melakukan pencarian.

"Ada dua yang sudah ditemukan. Satu bernama Mohamad Rohmat dan satu lagi tanpa identitas," beber Sidakarya, Jumat (29/8/2025).

Diterangkannya, terhadap 1 korban lagi yang saat ini belum ditemukan masih dalam pencarian.

Tim SAR tengah melakukan penyisiran di sepanjang pantai untuk berupaya menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang terseret arus deras di Pantai Mengening, Desa Cemangi, Kecamatan Mengwi, Badung, Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 14.00 Wita.

Informasi itu diterima oleh Tim SAR gabungan dari Polairud Polres Badung. Saat itu, petugas belum menerima laporan adanya keluarga yang kehilangan.

Tim SAR gabungan segera melakukan pencarian. Namun, perjalanan menuju ke lokasi memakan waktu cukup lama, mengingat kondisi lalu lintas yang padat.

Setibanya di Pantai Mengening, petugas menemukan beberapa barang milik korban, di antaranya sandal, 3 buah HP, 2 bungkus rokok, dan 2 jaket/ sweater 2 botol bekas minuman.

Dari keterangan saksi mata, awalnya hanya melihat 2 orang terseret arus, sementara 1 orang berteriak meminta pertolongan.

Namun ketika saksi mata mengambil jerigen (alat bantu pelampung darurat) dan akan melemparkannya, tiba-tiba ke 3 orang tersebut sudah terombang-ambing di laut.

Tim SAR menghentikan pencarian, Kamis (28/8/2025) karena sudah malam.

(hes/k.turnip)

 

Baca juga :
  • Tabrakan Beruntun di Denpasar, Pelajar Asal Abiansemal Tewas
  • Tiga Orang Terseret Arus Deras di Pantai Mengening Mengwi
  • Pospol Bandara Ngurah Rai Didirikan di Dua Titik Strategis